Peluang Usaha

Memanen Arwana Super Red di Kapuas Hulu

Ikan arwana super red menjadi komoditi bisnis di daerah Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, Indonesia. Ada beberapa hal yang membuat bisnis ikan arwana, terutama arwana jenis super red, masih menjadi primadona. Harga indukan seekor arwana super red bisa mencapai 15 juta rupiah, tergantung dari usia dan kualitas keturunan indukan. Harga anakan pun bervariasi, tapi nilainya juga cukup menggiurkan.

Kesulitan pengembangbiakan

Ikan arwana super red masih sulit untuk dikembangbiakkan di kolam-kolam buatan dikarenakan habitat aslinya memang di pedalaman sungai Kapuas. Kualitas air ini juga menentukan seberapa bagus kilauan atau warna dari ikan arwana super red. Normalnya indukan arwana baru bisa memiliki keturunan saat usianya sekitar 3,5-4 tahun. Makanannya bisa ikan-ikan kecil atau katak. Indukan arwana super red bisa saja mati, dan tidak ada hal lain yang bisa dilakukan pemilik selain mengikhlaskan.

Berikut adalah video kegiatan panen ikan arwana super red milik salah satu teman saya, Harmoko, dari kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

Harmoko memiliki 9 ekor indukan yang ditempatkan dalam 1 kolam besar yang sama. Saat ini rata-rata usia indukan arwana super red milik Harmoko adalah 3 tahun 6 bulan. Ada 34 ekor anakan yang dihasilkan, namun sudah mati 5 ekor. Perlu diketahui, ikan arwana super red termasuk satwa yang dilindungi oleh pemerintah Indonesia, sehingga jika arwana ingin dijual ke luar Kalimantan, maka perlu surat-surat resmi dari Kementerian Kelautan dan Perikanan setempat. Ini yang membuat harganya bisa melonjak tinggi, karena memperoleh izin seperti itu tidaklah mudah.

Menjual ikan arwana super red

Cara paling mudah untuk menjual anakan arwana super red adalah langsung ada pembeli yang datang ke kolam, seringnya bahkan saat indukan masih belum beranak. Di level ini, harga anakan bisa mencapai 2 hingga 2,5 juta rupiah per ekor. Jika ada para pembaca yang berminat untuk berinvestasi di bisnis ikan arwana super red, bisa melalui kolom komentar di akhir postingan ini. Bisnis ini bukannya tanpa resiko, tapi tentu returnnya yang menggiurkan bisa membuat adrenalin Anda terpacu.

 

Peluang Usaha : Jasa Titip Beli Barang dari Luar Negeri

Beberapa waktu yang lalu saya berkenalan dengan Pak Ngadiyono. Saat ini beliau menjalankan bisnis di Yogyakarta. Ia sudah malang melintang di dunia usaha, dan pernah pula gagal / bangkrut. Namun ia pantang menyerah. Secara tak sengaja, Pak Ngadiyono menemukan website sederhana ini dan mengontak saya via email. Beliau menanyakan perihal langkah-langkah membuka usaha bisnis jasa titip beli barang dari luar negeri, seperti Amazon, eBay, AliExpress, dan Alibaba.

Berikut ringkasan langkah-langkahnya bila Anda ingin membuat bisnis serupa, jasa titip beli barang dari luar negeri.

shopping cart

Shopping Cart

Tahapan memulai bisnis jasa titip beli barang luar negeri

Bisnis Jasa Titip Beli Barang dari Luar Negeri

Jasa titip beli dari luar negeri atau situs belanja online seperti eBay, Amazon, atau Alibaba, cukup menjamur di Indonesia. Sebagai imbal jasa titip beli, maka biasanya si penjual jasa titip beli akan mengenakan biaya per transaksi yang berkisar antara Rp 50ribu hingga Rp 200ribu. Ada pula yang mengambil profit dari selisih kurs dollar yang dipakai oleh bank. Kendala dalam bertransaksi via situs e-commerce terkemuka dari luar negeri adalah ketiadaan kartu kredit sehingga tidak bisa melakukan pembayaran. Bayangkan waktu yang tersita bila seseorang harus apply kartu kredit dulu, menunggu approval dari pihak Bank, mendaftarkan kartu kredit ke PayPal, terverifikasi, dan baru bisa melakukan transaksi.

Mengapa harus membeli barang dari luar negeri?

Baca lebih lanjut…

Melirik Bisnis Nike Fuel Band di Indonesia

Mungkin pembaca sudah banyak yang mengetahui tentang Nike Fuel Band, bracelet multifungsi dari Nike yang dirilis di awal tahun 2012 silam. Produk ini segera mendapat perhatian pecinta olahraga dan aktivitas ekstrim karena beragam fungsi yang mantap. Pada dasarnya “gelang” ini hanyalah jam, accelerometers (3 buah), dan sebuah inovasi keren. Dengan algoritma tertentu, Nike Fuel Band dapat mendeteksi gerakan pemakainya (melompat, berlari, berenang (yup, waterproof), dsb). Harganya saat ini di Nike Store adalah USD 149.

Nike Fuel Band

Nike Plus Fuel Band

Distributor Resmi Nike di Indonesia

Untuk Indonesia, distributor resmi untuk ritel Nike salah satunya dipegang oleh PT Berca Sportindo yang berada di bawah naungan grup BRG (PT Central Cipta Murdaya). Sayangnya, perusahaan ini tidak menjual produk Nike Fuel Band di Indonesia. Untuk di Singapore, produk ini dijual 4 bulan sejak Nike Fuel Band diluncurkan pertama kali di US. Sebenarnya selain PT Berca Sportindo, ada lagi distributor resmi Nike untuk Indonesia, yaitu PT Mitra Adi Perkasa (MAP), namun perusahaan ini kalah jauh (untuk produk Nike) dari segi keragaman produk dan kuantitas sales.

Grup Murdaya ini memang memiliki imperium yang dahsyat, namun apa daya kita tidak bisa menikmati Nike Fuel Band di Indonesia. Solusi sementara adalah membeli dari US atau Singapore (yang lebih dekat). Hartati Murdaya, pemilik dari PT Berca Sportindo (penulis rancu tentang nama perusahaannya, nama lain yang sering muncul adalah PT Berca Indosports) memang piawai dalam berbisnis. Ia mendirikan Berca sejak 1988, dan langsung menggandeng Nike. Bisnisnya melebar mulai dari alat listrik, sampai kelapa sawit.

Namun naas, bisnis kelapa sawit membuat ia harus berurusan dengan meja hijau. Ia menjadi terdakwa dalam dugaan suap Bupati Buol di Sulawesi Tengah, senilai Rp 3 milyar untuk izin usaha perkebunan (padahal kita tahu di negeri ini susah sekali mengurus izin bila tak ada pelicin). Semoga saja kasusnya segera selesai, dan PT Berca Sportindo kembali menjadi garda terdepan dalam mendatangkan produk-produk Nike yang berkualitas dan cepat diserap pasar.